Kurikulum


Struktur Kurikulum KTSP (Kombinasi) untuk MTs

Pemberlakukan kurikulum kombinasi (KTSP dan K13) ini berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 207 Tahun 2014 tentang Kurikulum Madrasah. KMA ini kemudian ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Dirjen Pendis No : SE/Dj.I/PP.00.6/1/2015 tertanggal 2 Januari 2015.

Inti dari keputusan tersebut adalah semua madrasah, termasuk MTs, menggunakan ‘kurikulum kombinasi’, yakni Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006 pada mata pelajaran umum dan Kurikulum 2013 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab. Ini berlaku kecuali terhadap madrasah yang telah ditetapkan dalam pendampingan Kurikulum 2013.

Dengan pemberlakuan ‘kurikulum kombinasi’ tersebut maka struktur kurikulum yang digunakan pun merupakan kombinasi antara KTSP (2006) dan K13 (2013). Struktur kurikulum untuk mata pelajaran umum tetap mengacu pada Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2008. Sedangkan struktur kurikulum mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab merujuk pada Keputusan Menteri Agama Nomor 165 Tahun 2014.

Hasil kombinasi tersebut adalah sebagaimana tabel berikut ini, Struktur Kurikulum KTSP untuk MTs (KMA 207 Tahun 2014):

Penambahan 4 JTM

Bagi Madrasah Tsanawiyah penyelenggara KTSP ini diberi kewenangan untuk menambah jam pelajaran hingga 4 JTM perminggunya pada tiap rombelnya.

Sehingga alokasi jam mengajar untuk MTs adalah 41 + 4 untuk setiap tingkat kelasnya.